Berita Bola

5 Pelajaran dari Duel Burnley vs Liverpool: Alarm Bagi The Reds

Tribunbola.News – Liverpool berhasil menang atas Burnley akan tetapi mereka dipaks bekerja keras untuk bisa memetik tiga poin dari laga tersebut.

Liverpool bersua Burnley di pekan ke-25 Premier League 2021-22 di Turf Moor, Minggu (13/02/2022) malam WIB. The Clarets membuat The Reds tertekan dengan sejumlah serangannya yang berbahaya.

Untungnya Alisson Becker tampil sigap. Ia pun beberapa kali menggagalkan peluang yang didapat Burnley.

Liverpool akhirnya bisa mencetak gol melalui Fabinho pada menit ke-40. Gol ini tercipta dari situasi sepak pojok.

Gol itu jadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut. Dari laga itu, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya di bawah ini

Trio Firmansah Sudah Basi?

Di laga ini Liverpool memainkan trio lawasnya; Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Sayangnya ketiganya tampil di bawah standar di pertandingan lawan Burnley ini.

Ketiganya kesulitan membongkar pertahanan Burnley. Mereka juga cukup kesulitan dalam melepaskan diri dari kawalan bek lawan.

Jadi tak banyak ancaman yang mereka ciptakan ke gawang Burnley. Di laga ini, Salah hanya mencatatkan satu percobaan tembakan, demikian juga dengan Firmino. Sementara Mane sedikit lebih baik yakni tiga tembakan.

Namun akurasinya payah. Tembakan Salah dan Firmino tak mengenai target sementara tendangan Mane cuma sekali tepat ke sasaran. Kerjasama ketiganya juga tak terlihat.

Lihat Juga:  Rencana Gila Shin Tae-yong untuk Egy Maulana Vikri di Laga Timnas Indonesia vs Singapura

Mungkin sudah waktunya trio Firmansah bubar, setidaknya sebagai starter. Saat ini Diogo Jota layak dimainkan dari menit pertama dan mungkin Firmino yang akan duduk di bangku cadangan mengingat performanya tak sebagus Mane atau Salah secara keseluruhan pada musim ini.

Bench yang Mewah

Liverpool pernah punya masalah dengan kedalaman skuatnya. Mereka pernah punya para pemain cadangan yang kualitasnya kurang mumpuni.

Kemudian, mereka berhasil mengatasinya secara perlahan. Kedalaman skuat pun membaik.

Kini, Liverpool memiliki kedalaman skuat yang sangat mengagumkan. Bahkan kedalaman skuat mereka bisa dikatakan mewah, khususnya di laga lawan Burnley ini.

Di bangku cadangan, mereka punya Luis Diaz dan Diogo Jota di lini serang. Di tengah ada Alex Oxlade-Chamberlain, Thiago, dan Harvey Eliott. Sementara di belakang ada Ibrahima Konate dan Kostas Tsimikas. Semuanya pemain berkualitas.

Hal tersebut bahkan membuat para pemain macam Divock Origi, Takumi Minamino, Joe Gomez, hingga Curtis Jones tersingkir dari skuat Liverpool. Nama terakhir bahkan sempat jadi starter dalam tiga laga terakhir The Reds di liga.

Musim Terbaik Fabinho?

Liverpool punya banyak pemain yang bisa mencetak gol. Namun mulanya nama Fabinho tak masuk dalam daftar tersebut.

Lihat Juga:  Musim Depan Arsenal Punya Kiper Baru dari Amerika Serikat, Siapa Dia?

Sejak gabung Livepool pada tahun 2018 lalu, paling banter ia cuma bisa mengeemas dua gol saja dalam semusim di semua ajang kompetisi. Itu terjadi pada musim 2019-20.

Namun musim ini ia menjadi lebih produktif. Pria asal Brasil tersebut telah mencatatkan enam gol di semua ajang kompetisi.

Empat di antaranya di pentas Premier League. Salah satunya tentu saja tercipta di laga lawan Burnley ini. Jumlah itu masih bisa bertambah karena masih ada cukup banyak laga yang akan dilalui oleh Liverpool di sisa musim ini.

Fabinho sendiri tampaknya akan mengulang performa terbaiknya saat ia masih di AS Monaco. Di musim 2015-16 ia pernah mengemas delapan gol.

Di musim berikutnya Fabinho lebih tajam lagi dengan mencatatkan 12 gol. Di musim terakhirnya di Prancis, ia mencatatkan delapan gol lagi.

Koleksi gol ini tentu saja menjadi bonus besar bagi Liverpool. Mengingat tugas utama Fabinho adalah memberikan proteksi ekstra pada lini pertahanan.

Alarm Bagi Liverpool

Di laga ini, Burnley kerap merepotkan pertahanan Liverpool. Utamanya melalui pergerakan dua penyerangnya, Jay Rodriguez dan Wout Weghorst.

Lihat Juga:  Inter Milan 3-0 AC Milan: Mengapa Wasit Anulir Gol Ismael Bennacer?

Nama terakhir kerap merepotkan Liverpool. Weghorst mampu memanfaatkan ruang kosong yang muncul di lini belakang The Reds.

Ia bahkan sempat lolos dari jebakan offside dan melepas tendangan di ujung kotak penalti. Untung bola sepakannya melenceng.

Hal ini bisa menjadi alarm bagi Liverpool. Sebab Burnley bisa menjadi inspirasi bagi Inter Milan.

Apalagi Inter juga memakai dua penyerang, yang tentunya lebih jago dari Rodriguez dan Weghorst yakni Lautaro Martinez dan Edin Dzeko. Belum lagi masih ada Alexis Sanchez dan Joaquin Correa. Jurgen Klopp harus segera membereskan kebocoran di lini belakang timnya ini.

Salah Harusnya Dapat Penalti?

Ada kontroversi lagi yang tercipta di laga ini. Itu terkait pelanggaran yang dilakukan pada Mohamed Salah di ujung dalam kotak penalti Burnley di babak pertama.

Salah saat itu berusaha mengontrol bola. Namun kaki kanannya kena jegal Wout Weghorst.

Akan tetapi wasit Martin Atkinson tak memberikan hadiah penalti. Wasit VAR juga tak menganggap adanya pelanggaran dan laga terus dilanjutkan.

Dari tayangan ulang, terlihat bahwa kaki Weghorst sempat terkait pada kaki Salah. Alhasil ia pun tak bisa memanfaatkan peluang tersebut. Liverpool jelas cukup dirugikan atas keputusan tersebut. (Bola.net)

Similar Posts