Berita Bola

7 Pelajaran Porto vs Liverpool: Conceicao Kena Mental & Hadirnya Trent Alexander-Milner

Tribunbola.News – Liverpool meraih kemenangan besar saat bertandang ke markas FC Porto di Estadio Do Dragao, Rabu (29/09/2021) dini hari WIB.

Liverpool bertandang ke markas Porto untuk menjalani laga matchday 2 Grup B Liga Champions 2021-22. Pasukan Jurgen Klopp bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya lawan Brentford mereka ditahan imbang 3-3.

Liverpool tampil dominan atas Porto. Di babak pertama mereka bisa mencetak dua gol melalui Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Porto bisa membalas satu gol via Mehdi Taremi. Namun itu tak berartiapa pun bagi pasukan Sergio Conceicao karena Liverpool bisa mencetak tiga gol tambahan.

Salah menambah satu gol. Kemudian Roberto Firmino, yang masuk sebagai pemain pengganti, menambahkan dua gol.

Porto kembali dihancurkan oleh Liverpool, kali ini dengan skor 1-5. Dari laga ini, pelajaran apa saja yang bisa diambil?

Simak ulasannya di bawah ini Bolaneters.1 dari 7

Salah Dekati Rekor Gerrard

Mohamed Salah terus tampil gacor. Ia membuka keunggulan Liverpool di babak pertama dan mempertegas keunggulan timnya atas Porto dengan gol keduanya di babak kedua.

Gol tersebut adalah gol ke delapan Salah dari delapan penampilan di semua ajang kompetisi pada musim ini. Sementara di level Eropa, khususnya di Liga Champions, itu adalah golnya yang ke-29.

Catatan ini membuat Salah sedikit lagi menyamai rekor legenda Liverpool, Steven Gerrard. Stevie G mengemas total 30 gol di Liga Champions selama membela Liverpool.

Rekor Gerrard itu kemungkinan besar akan berpindah tangan kepada Salah pada musim ini.

Harapan untuk Curtis Jones

Liverpool kehilangan Thiago Alcantara yang cedera di laga lawan Porto ini. Memang ada Naby Keita tapi ia baru pulih dari cederanya. Jurgen Klopp akhirnya memilih untuk memainkan Curtis Jones. Dan penampilan anak muda berusia 20 tahun tersebut sangat memuaskan.

Lihat Juga:  Jadwal TV: 14 - 16 Agustus 2021

Ia tampil bertenaga, punya visi yang bagus, bekerja keras tak kenal lelah untuk membuat lini tengah Porto tak berkutik. Jones juga menunjukkan dirinya kini mulai haus gol.

Ia tercatat melepas empat tembakan di sepanjang laga, jumlah yang sama dengan Diogo Jota dan Jordan Henderson. Salah satunya membuat kiper Porto bekerja keras untuk menepisnya dan bola rebound bisa disambar Mohamed Salah.

Jones kemudian memberikan kontribusi lain. Ia memberikan assist untuk gol kedua Salah di laga tersebut.

Jones tak berhenti sampai di situ. Ia memberikan assist untuk gol pertama Roberto Firmino. Ia juga berperan atas lahirnya gol kedua Firmino setelah tendangannya memantul bek lawan dan dimanfaatkan striker asal Brasil itu untuk membuat Liverpool menggenapi kemenangannya menjadi 1-5.

PR Jones kini satu; Ia harus bisa mempertahankan levelnya itu.

Liverpool Nyaman di Do Dragao

Liverpool sepertinya menemukan rumah baru di Estadio Do Dragao. Mereka tampak begitu nyaman bermain di markas FC Porto.

Sebab sebelum laga ini, Liverpool bisa menang besar dua kali beruntun. The Reds menang 1-4 pada musim 2018/2019 dan 0-5 pada musim 2017/2018. Dengan demikian dalam tiga laga terakhir Salah dkk sukses mencetak 14 gol dan cuma kebobolan dua kali saja.

Tak hanya itu, Liverpool kini mempertajam keunggulannya atas Porto di era Jurgen Klopp. The Reds telah bersua The Dragons lima kali sejak ditukangi manajer asal Jerman tersebut.

Rekornya, empat kali menang dan sekali imbang. Dari lima laga itu Liverpool sukses mencatatkan tiga clean sheet.

Udah Bangun nih Firmino?

Dua musim terakhir, Roberto Firmino banyak dikritik. Sebab koleksi golnya mulai menurun.

Musim lalu misalnya. Dari 49 pertandingan, ia hanya bisa mengemas sembilan gol saja. Alhasil banyak fans yang berteriak agar The Reds mencari striker baru.

Lihat Juga:  Kangkangi MU, Chelsea, dan Liverpool untuk Rebut 4 Besar, Newcastle kok Bisa Jago Banget?

Namun musim ini sepertinya akan jadi berbeda bagi Firmino. Dengan dua gol lawan Porto itu, ia kini telah mengemas total tiga gol hanya dalam lima pertandingan saja di semua ajang kompetisi.

Satu gol lagi ia cetak di laga lawan Norwich City di Premier League. Firmino bisa jadi termotivasi lagi berkat persaingannya dengan Diogo Jota, plus karena ia kini sudah mendapatkan waktu rehat yang cukup panjang.

Ketajaman Firmino sendiri tampak terlihat ketika ia bisa memanfaatkan peluang yang tercipta untuk gol pertamanya. Ia mencuri bola dari kawalan bek lawan dan kemudian meski tak keras, ia menendang bola ke gawang melewati kiper lawan yang bergerak maju.

Conceicao Kena Mental?

Ini berhubungan dengan rekor apik Liverpool di Estadio Do Dragao. Seperti yang disebut sebelumnya, dalam dua laga tandang terakhirnya ke stadion tersebut, The Reds selalu bisa menang besar atas Porto.

Liverpool menang 0-5 pada musim 2017/2018. Kemudian The Reds menang 1-4 pada musim 2018/2019.
Bagi Liverpool, kemenangan itu tak ada artinya. Tapi sepertinya tidak demikian dengan pelatih Porto, Sergio Conceicao.

Dalam pertandingan itu kamera sempat menyorot Conceicao saat laga tengah berlangsung. Ia terlihat duduk saja di bangku cadangan.

Dari raut wajahnya, ia terlihat seperti sedikit bengong bercampur cemas. Tak terlihat ada aura perlawanan dari pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Mungkin saja ia kena mental. Dua pertemuan sebelumnya tampaknya sudah membuatnya patah semangat.

Trent Alexander-Milner!

Di laga ini Liverpool mendapat kabar kurang bagus. Mereka tak akan bisa memainkan Trent Alexander-Arnold (TAA) lawan Porto.

Jadi, Liverpool akhirnya memainkan James Milner di pos bek kanan. Ia sebelumnya sudah main di posisi tersebut melawan Crystal Palace. The Reds menang 3-0 tapi Milner tak memberikan kontribusi secara ofensif.

Lihat Juga:  Timo Werner Singgung Chelsea: Semuanya Tidak Berjalan Seperti yang Saya Suka

Ia mencatatkan 13 percobaan umpan silang. Tapi, tak ada yang sukses berbuah assist. Umpan-umpannya juga terasa kurang menggigit seperti yang biasa dikirimkan TAA.

Namun Milner kini sudah mengasah kemampuan umpan silangnya. Di laga lawan Porto ini ia mengirimkan umpan silang datar dari kanan ke tiang jauh. Di sana ada Sadio Mane yang tinggal mendorong bola masuk ke gawang.

Bola itu terlihat sangat khas seperti umpan TAA. Begitu memanjakan dan sulit dihentikan. Padahal saat lini belakang Porto masih dipenuhi para defendernya dan bola melaju tepat di depan kiper lawan.

Kini Liverpool tak perlu khawatir jika TAA absen. Sebab mereka sudah punya pelapis yang oke yakni Trent Alexander-Milner.

Pertahanan Membaik, Tapi…

Andrew Robertson berebut bola dengan Fabio Vieira di laga Porto vs Liverpool di matchday 2 Grup B Liga Champions 2021-22 di Estadio Do Dragao, Rabu (29/09/2021) dini hari WIB. © AP Photo

Liverpool sebelumnya sempat tampil kacau di Premier League saat bersua Brentford. Sebab lini pertahanan mereka tampil begitu rapuh.

Brentford mengeksploitasi dua titik di lini belakang Liverpool yakni di pos bek sayap kanan dan kiri. Liverpool nyaris kalah sebelum akhirnya hanya bisa bermain imbang 3-3.

Liverpool akhirnya bisa membenahi masalah tersebut melawan Porto. Tapi jelas mereka masih butuh perbaikan di lini belakangnya.

Lawan masih mengincar dua pos bek sayap. Gol Mehdi Taremi tercipta dengan umpan silang dari sayap kanannya [area kiri The Reds] ke tiang jauh melewati duo Matip dan Van Dijk.

Liverpool jelas masih perlu berbenah lagi usai menang atas Porto. Apalagi mereka sebentar lagi akan bersua dengan Manchester City. (bola.net)

Similar Posts