Berita Bola

Buang De Gea demi Onana, Memang Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau!

Tribunbola.News – Keputusan merombak posisi kiper utama Manchester United justru berbalik menghantui Erik ten Hag. Faktanya, Andre Onana belum terbukti lebih bagus dari David De Gea.

Musim panas 2023 lalu, MU membuat salah satu keputusan terbesar di bursa transfer. Mereka membiarkan David De Gea lepas secara cuma-cuma, tidak ada tawaran kontrak baru.

Setelahnya MU lantas bergerak cepat mendekati Andre Onana, kiper Kamerun yang pada saat itu sedang bersinar bersama Inter Milan.

Onana adalah kiper modern yang berani membawa bola. Harapannya, Onana bisa memberikan dinamika baru untuk permainan MU, taktik yang diinginkan Ten Hag akhirnya bisa terwujud sempurna.

Onana blunder terus
Masalahnya, hingga kini Onana belum juga membuktikan diri. Masa-masa awalnya sebagai kiper baru MU berjalan sulit, khususnya soal performa di lapangan.

Lihat Juga:  Pep Guardiola Takkan Istirahatkan Pemain demi Piala Dunia 2022

Memang benar Onana lebih berani membawa bola, bahkan dia berani naik sampai mendekati area tengah lapangan. Namun, penampilan Onana di bawah mistar kurang memuaskan.

Kiper 27 tahun ini sudah beberapa kali membuat blunder fatal. Onana sepertinya terlalu memikirkan soal keberanian membawa bola, sampai-sampai melupakan tugas utama kiper sebagai pertahanan terakhir.

Tercatat, dalam 11 pertandingan MU di semua kompetisi awal musim ini, Onana sudah kebobolan 19 kali, hanya tiga kali clean sheets.

Rumput tetangga selalu lebih hijau

Situasi Onana ini diamati oleh legenda MU, Dwight Yorke. Menurutnya, keputusan melepas De Gea untuk Onana bisa jadi salah satu kesalahan terbesar Ten Hag. Onana mungkin bagus, tapi bukan berarti lebih baik dari De Gea.

Lihat Juga:  Lihat, Betapa Mengerikannya Starting XI Barcelona Kalau Lionel Messi Bertahan

“Mereka berkata bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau. Saya tegaskan bahwa mereka harus berhati-hati. Manajer memang harus membuat keputusan-keputusan sulit dan mereka punya gagasan sendiri soal bagaimana memilih tim,” ujar Yorke.

“Erik ten Hag membuat keputusan untuk melepas De Gea dan mendatangkan Onana. Jika Anda mengamati permainan Onana, saya yakin Ten Hag telah mempelajarinya, Anda akan melihat ada risiko besar dengan cara dia bermain, khususnya di sepak bola Inggris.”

Keputusan salah Ten Hag?
Memang Onana tampak sangat bagus ketika masih bermain di Inter Milan. Dia bisa jadi pemain pertama yang membangun serangan. Namun, di Premier League, perbedaan gaya main membuat Onana sedikit kesulitan.

Lihat Juga:  Jadi Pahlawan Liverpool, Caoimhin Kelleher: Saya Lupa Telah Mencetak Gol Kemenangan!

“Liga Inggris jauh berbeda, dan sepertinya Onana sudah tahu itu sekarang. Ada banyak umpan silang, ada banyak umpan ke kotak penalti dan di sekitar kotak penalti. Anda butuh kiper yang bisa mengatasi situasi semacam itu,” lanjut Yorke.

“Sepertinya pelatih telah membuat kesalahan dalam memilih pemain. Jelas bahwa posisi penjaga gawang telah jadi kesulitan besar untuk MU musim ini,” tandasnya.

Similar Posts