Berita Bola

Bukan Lagi Heavy Metal Football, Liverpool Sekarang Memble!

Tribunbola.News – Liverpool terpuruk kian dalam di awal musim 2022/23 ini. The Reds tertahan di papan tengah setelah delapan pertandingan berlalu, baru mengantongi 10 poin.

Minggu (9/10/2022), Liverpool keok di markas Arsenal dalam duel lanjutan Premier League 2022/23. Laga sempat berjalan sengit, tapi pada akhirnya Mohamed Salah dkk. harus menyerah dengan skor 2-3.

Hasil tersebut jadi kekalahan kedua Liverpool musim ini. The Reds Sedang dalam posisi sulit, tidak lagi bisa bicara soal peluang juara atau persaingan di papan atas.

Kesulitan Liverpool musim ini juga mulai menimbulkan keraguan. Apakah era Klopp di Liverpool sudah habis?

Kemerosotan Liverpool

Situasi Liverpool ini juga diperhatikan oleh analis Premier League dan eks Manchester United, Gary Neville. Menurutnya, performa Liverpool saat dikalahkan Arsenal kemarin cukup mengkhawatirkan, bukan cuma soal poin di klasemen.

Lihat Juga:  Chelsea vs Manchester United, Setan Merah Siap Reuni dengan Romelu Lukaku

“Soal Liverpool, apakah ini sebuah kemerosotan besar atau hanya sedikit penurunan di momen mereka yang sekarang?” tanya Neville di Sky Sports.

“Di babak pertama, saya melihat mereka merespons dengan sangat baik. Namun, saya kira babak kedua mengkhawatirkan bagi Liverpol. Mereka tampak seperti bayang-bayang tim kuat yang dahulu.”

“Performa mereka di babak kedua seharusnya membuat Jurgen Klopp khawatir. Bukan hanya soal menguasai bola, melainkan juga saat mereka tidak membawa bola, termasuk kemampuan mempertahankan bola dan menekan lawan,” imbuhnya.

Tidak ada lagi heavy metal football

Liverpool era Jurgen Klopp memang pernah dikenal sebagai salah satu tim terkuat yang mengejutkan Liga Inggris dengan sepak bola agresif dan garis tekanan yang sangat tinggi. Nahas, sekarang tidak ada lagi tim seperti itu.

Lihat Juga:  Jadwal Siaran Langsung Premier League di Mola TV Hari Ini, Sabtu 1 Januari 2022

“Sekitar lima atau enam tahun lalu, ada suatu momen ketika Pochettino di Tottenham dan Klopp di Liverpool. Saat itu, saya belum pernah melihat sepak bola agresif yang aktif memburu lawan di lapangan,” lanjut Neville

“Kita tahu bahwa Jurgen Klopp datang ke negara ini dan membawa heavy metal football, prinsip dan premis yang menjanjikan. Namun, di laga ini [vs Arsenal] tidak ada tanda-tanda sepak bola demikian, mereka sepertinya hanya memainkan gitar bass,” tandasnya.

Similar Posts