Berita Bola

Lini Serang Chelsea Buntu, Mengapa Graham Potter Baru Mainkan Aubameyang Menit ke-81?

Tribunbola.News – Graham Potter membuat keputusan yang menarik saat Chelsea ditahan imbang Brentford. Sebab, ketika timnya sulit mencetak gol, Potter baru memainkan Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-81.

Chelsea memainkan laga tandang pada pekan ke-12 Premier League 2022/2023 melawan Brentford, Kamis (20/10/2022) dini hari WIB. Pada duel Gtech Stadium itu, Chelsea harus puas dengan raihan satu poin usai bermain imbang 0-0.

Raihan satu poin tersebut bisa dilihat dari sisi positif. The Blues belum pernah kalah pada era Potter sebagai manajer. Selain itu, mereka juga tidak kebobolan pada lima laga terakhir.

Namun, ada aspek lain yang juga bisa disorot yakni kegagalan Chelsea mencetak gol. Lantas, apa pembelaan Potter terkait kasus Aubameyang? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Lihat Juga:  Tinggalkan MU, Nemanja Matic Resmi Gabung AS Roma

Kok Aubameyang Baru Main Menit ke-81?

Graham Potter memainkan Armando Broja sebagai ujung tombak saat Chelsea bersua Brentford. Broja ditemani Mason Mount dan Kai Havertz. Kombinasi ini berjalan cukup bagus, tetapi Chelsea gagal mencetak gol.

Di bangku cadangan, Potter punya opsi lain untuk lini serang. Ada Raheem Sterling dan Aubameyang. Sterling dimainkan pada menit ke-62, menggantikan Broja. Aubameyang baru masuk pada menit ke-81.

Apakah Potter tidak berpikir untuk memainkan Aubameyang lebih awal? Sebab, performa pemain asal Gabon tersebut sedang bagus.

“Ya, tentu saja. Tapi, saya tahu alasan untuk melakukannya. Sekali lagi, itu beban untuknya, dia terlalu sering bermain, dan itu memberi kesempatan bagi Kai untuk bermain dan mencetak gol. Dia hampir bikin gol,” kata Potter.

Lihat Juga:  Gokil! 11 dari 18 Pemain Manchester United Saat Hadapi Young Boys Adalah Didikan Akademi

Performa Armando Broja

Laga melawan Brentford menjadi kali pertama bagi Broja masuk starting XI Chelsea. Potter punya alasan mengapa memilih pemain 21 tahun. Pada aspek taktik, Potter melihat Broja akan cocok dengan cara bertahan Brentford.

“Brentford melakukan high pressing, dan mereka meninggalkan ruang di belakang, dengan Broja, kami bisa memanfaatkan itu. Kami melakukannya dua atau tiga kali,” kata Potter.

“Saya pikir, Broja melakukannya dengan baik untuk laga pertamanya, cukup baik. Jelas, sebab ini adalah laga pertamanya dan saya pikir 60 menit sudah maksimal untuk Broja, tetapi secara umum saya senang untuknya,” tegas Potter.

Sumber: Football London

Similar Posts