Berita Bola

Liverpool Bungkam Newcastle, Gol Diogo Jota Harusnya Tidak Sah?

Tribunbola.News – Kontroversi gol Diogo Jota menghiasi kemenangan 3-1 yang diraih Liverpool atas sang tamu, Newcastle di Anfield pada Jumat (17/12/2021) dini hari WIB tadi.

Dalam laga ini, Liverpool sejatinya tertinggal lebih dahulu usai eks pemain The Reds, Jonjo Shelvey mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit.

Liverpool baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-21 lewat gol Jota. Namun, gol ini mendapat protes keras keras dari kubu Newcastle, termasuk manajer Eddie Howe.

Kekecewaan Eddie Howe

Seusai laga, Howe pun mengaku sangat kecewa dengan keputusan wasit Mike Dean yang tetap mengesahkan gol Jota meski ada dua pemain Newcastle yang terkapar di kotak penalti.

“Titik balik dari permainan ini sangat jelas, saya tidak mengerti bagaimana Mike tidak menghentikan permainan,” ujar Howe seperti dikutip Daily Mail.

Lihat Juga:  PSG Pastikan Angel Di Maria Cabut Akhir Musim Ini, Menuju Juventus?

“Isaac jelas segera menahan kepalanya berbaring di kotak penalti kami dengan pemain lain dan itu mengawali terjadinya gol,” imbuhnya.

Sukar Dipercaya

Lebih lanjut, Howe juga mengaku sulit untuk mempercayai bahwa Mike Dean memilih untuk tak menghentikan permainan ketika ada pemain terkapar.

“Pada saat itu jelas bagi saya bahwa permainan harus dihentikan dan ternyata tidak. Itu adalah momen kunci dalam pertandingan,” tutur Howe.

“Saya tidak percaya apa yang saya lihat. Prioritas selalu harus keselamatan pemain, saat ini kita banyak berbicara tentang cedera kepala dan saya merasa itu adalah keputusan yang salah dan kami diperlakukan dengan kasar hari ini,”

“Dia dirawat dan dibawa ke sisi lapangan dan masih belum terlihat 100 persen,”

Lihat Juga:  Manchester United Gagal Kalahkan Atalanta di Liga Champions, Cristiano Ronaldo Diajak Gabung Arsenal

Penilaian Mark Halsey

Sementara itu, mantan wasit Premier League Mark Halsey juga menyatakan gagal paham dengan keputusan yang diambil oleh Mike Dean.

“Ini adalah keputusan yang sulit, tetapi jika saya dihadapkan dengan dua pemain dengan kemungkinan cedera kepala setelah bentrokan di dalam kotak, saya akan menggunakan akal sehat dan segera menghentikan permainan,” ujar Halsey di The Sun.

“Hanya Dean yang dapat mengatakan mengapa dia tidak melakukan itu. Tidak peduli siapa yang bentrok atau berapa skornya. Keamanan para pemain adalah yang terpenting — jadi saya tidak akan mengambil risiko,”

Liverpool sendiri kemudian sukses membalikkan kedudukan berkat gol Mohamed Salah dan menyempurnakan kemenangan lewat tembakan jarak jauh Trent Alexander-Arnold. (bola.net)

Lihat Juga:  Penggemar Arsenal Kok Malah Beli Chelsea, Wahai Lewis Hamilton?

Similar Posts