Berita Bola

Liverpool vs Real Madrid, Ancelotti Sebut Kualitas Individu Jadi Penentu

Tribunbola.News – Carlo Ancelotti bakal membimbing Real Madrid dalam duel panas kontra Liverpool di final Liga Champions 2021/22, Minggu (29/5/2022) nanti. Pengalaman Ancelotti sebagai pelatih bisa jadi penentu.

Final ini adalah repetisi duel yang sama pada tahun 2018 lalu. Saat itu Madrid berhasil menundukkan Liverpool dengan skor 3-1, diwarnai cedera Mo Salah dan blunder Loris Karius.

Sekarang Liverpool jauh lebih siap dan jelas lebih kuat. Madrid harus main komplet, Ancelotti mengakui bahwa pertandingan tidak akan mudah.

Biar begitu, kali ini Ancelotti menaruh kepercayaan penuh pada pemain-pemainnya. Ada banyak bintang Los Blancos yang bisa jadi penentu kemenangan.

Tergantung kualitas individu

Ancelotti sudah cukup sering dikritik musim ini. Meski Madrid terus menang, dia dianggap miskin taktik dan terlalu bergantung pada kemampuan individu setiap pemain.

Lihat Juga:  5 Fakta Menarik Usai Juventus Petik Kemenangan Pertama di Serie A 2021/2022

Menariknya, Ancelotti tidak mencoba membantah tudingan tersebut. Bahkan, dia yakin bahwa final UCL nanti akan ditentukan oleh individu.

“Kami harus mendekati pertandingan ini dengan tujuan untuk menunjukkan kemampuan kami. Yang telah berhasil kami tunjukkan musim ini harus kami tunjukkan kembali besok,” kata Ancelotti.

“Tim harus menunjukkan komitmen tinggi, laga bakal ditentukan oleh kualitas individu dan oleh pemain-pemain yang masuk sebagai pengganti untuk jadi pembeda.”

Layak main di final

Skuad Madrid sudah hafal apa yang perlu dilakukan di partai final untuk jadi juara. Madrid dikenal sebagai Raja Eropa, Ancelotti tahu itu. Namun, dia pun menegaskan bahwa para pemain harus membuktikan diri.

Lihat Juga:  Kontroversi Chelsea vs Newcastle: Havertz Harusnya Kartu Merah & The Magpies Dapat Penalti

“Kami layak bermain di final. Dalam sepak bola, untuk jadi juara anda butuh lebih dari kualitas individu. Anda harus bermain bersama-sama, dengan komitmen tim,” sambung Ancelotti.

“Sejarah klub telah mendorong kami di momen-momen sulit untuk sampai di final. Namun, jika ingin jadi juara, kami harus menunjukkan bahwa kami layak,” tutupnya.

Similar Posts